Selasa, 07 April 2009   Perekonomian

PEMANFAATAN LAHAN BEKAS GALIAN C


LAHAN BEKAS GALIAN C  DIMANFAATKAN UNTUK USAHA TERNAK SAPI

TEMANGGUNG, Bekas lahan penambangan pasir seluas 5,3 hektar  di Desa Kwadungan Gunung, Kecamatan Kledung, Kabupaten Temanggung  yang sudah dibeli Pemkab Temanggung, direncanakan akan dimanfaatkan sebagai kawasan  pusat pembibitan  dan penggemukan sapi.
     Hal itu dikemukakan, Asisten Ekonomi Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Temanggung Ir. Bambang Dewantoro pada acara sosialisasi  rencana penataan  lahan untuk pembangunan pusat pembibitan dan penggemukan sapi  di bekas penambangan galian C Desa Kwadungan Gunung Kecamatan Kledung Senin (6/4). Sosialisasi yang berlangsung di Balai Desa Kwadungan Gunung tersebut diikuti para perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh pemuda baik dari Desa Kwadungan Gunung maupun Kruwisan. Disamping itu juga dihadiri Camat Kledung dan pejabat terkait.
     “Setelah secara resmi lokasi penambangan bahan galian golongan C ditutup dan sudah dibeli menjadi milik Pemkab, maka selanjutnya akan segera dipersiapkan sebagai kawasan peternakan sapi. Dengan demikian bekas lahan yang sebelumnya tandus karena dijadikan areal penambangan batu dan pasir nantinya bakal berubah menjadi pusat pembibitan dan penggemukan sapi “ tandasnya.
     Dikatakan, untuk mewujudkan  rencana tersebut sebagai tahap awal  akan segera dilakukan penataan kawasan dengan menggandeng investor PT. Track Adi Kencana  dari Kebumen. Penataan dilakukan dengan cara  meratakan  areal secara bertingkat kemudian dilakukan pengurugan  tanah setebal 30 cm hingga 50 cm. Setelah kawasan tersebut selesai ditata lanjutnya, maka akan berubah menjadi lahan yang siap untuk ditanami aneka tanaman penghijauan maupun rumput pakan ternak. Dengan demikian budi daya usaha peternakan sapi secepatnya bisa dilakukan.
     “Saat ini ada dua investor asing  yakni dari Australia dan Malaysia yang sudah  memasukkan proposal  untuk berinvestasi  dibidang peternakan sapi. Oleh karena itu  sebelum investor resmi  masuk, bekas lahan penambangan ditata dan diurug tanah” ujarnya.
     Menurutnya  dengan  dibangunnya pusat pembibitan dan penggemukan sapi, warga sekitar akan memperoleh banyak keuntungan, karena selain bisa terserap sebagai  tenaga kerja, warga juga bisa menjual rumput untuk pakan ternak. Disamping itu warga juga dapat belajar dengan investor mengenai  budidaya  beternak sapi secara modern. Diutarakan, pada dasarnya Pemkab  tidak asal menutup penambangan pasir begitu saja, namun juga memikirkan langkah-langkah bagi warga sekitar atau tenaga kerjanya, setelah mereka tidak memiliki kesempatan lagi menjadi penambang pasir di lokasi tersebut. Keuntungan yang didapat dari usaha-usaha peternakan itu ujarnya setidaknya bisa mengantikan penghasilan yang selama ini didapat sebagai penggali pasir.
     Berkait hal itu Bambang Dewantoro mengharapkan melalui sosialisasi warga masyarakat memiliki pemahaman yang sama tentang rencana pembangunan pusat pembibitan dan penggemukan sapi di bekas lahan penambangan galian C. Dengan demikian pada saat rencana tersebut dilaksanakan bisa berjalan lancar, tertib dan aman serta dapat diterima oleh segenap lapisan masyarakat.
     Sementara itu Kepala Desa Kwadungan Gunung Agus Susanto  menyatakan sangat mendukung rencana Pemkab yang akan membangun pusat pembibitan dan penggemukan sapi di eks lahan penambangan. Menurutnya, manfaat usaha penambangan pasir tidak sebanding dengan mudharat/kerugian yang bakal terjadi. Sebab, penggalian tersebut bisa menimbulkan kemiringan tanah yang tajam, sehingga sewaktu-waktu lahan akan longsor dan membahayakan bagi ribuan jiwa di sekitarnya. Selain itu penggalian pasir akan menjadikan peta mata air berubah dan lahan menjadi tandus.
     “Setelah bekas lahan penambangan dijadikan pusat pembibitan dan penggemukan sapi, maka diharapkan  warga masyarakat dilibatkan dalam usaha tersebut sehingga  bisa mengganti pekerjaan menambang pasir,’’ tuturnya. (hms/Edy Laks)

Bagikan :


Selasa, 04 Desember 2018 Sosial
Ketupat Gelar Lomba Nyanyi

 TEMANGGUNG, Paguyuban alumni  SMP Negeri  2 Temanggung tahun kelulusan 1974 atau yang dikenal dengan sebutan “Ketupat“  menyelenggarakan  final...

Selasa, 04 Desember 2018 Sosial
20 Orang Mengikuti Bintek Bengkel Sepeda Motor

TEMANGGUNG, Sebanyak 20 orang  mengikuti Bimbingan Teknis Pelatihan wira usaha bengkel sepeda motor yang diselenggarakan Kementrian Perindustrian RI bekerjasama...

Selasa, 04 Desember 2018 Olah raga
Pandu Tundukkan Pilox Dalam Kejurkab Voli Senior

TEMANGGUNG, Klub Bola Voli  Pandu  dari Desa Kemloko  Kecamatan Kranggan  berhasil keluar sebagai juara pertama kejuaraan bola...

Selasa, 04 Desember 2018 Umum
20 Orang Mengikuti Bintek Bengkel Sepeda Motor

TEMANGGUNG,  Sebanyak 20 orang  mengikuti Bimbingan Teknis Pelatihan wira usaha bengkel sepeda motor yang diselenggarakan Kementrian Perindustrian RI bekerjasama...

Selasa, 04 Desember 2018 Umum
Ketupat Gelar Lomba Nyanyi

TEMANGGUNG, Paguyuban alumni  SMP Negeri  2 Temanggung tahun kelulusan 1974 atau yang dikenal dengan sebutan “Ketupat “  menyelenggarakan ...