Rabu, 17 Mei 2017   Pemerintahan

PEMBANGUNAN GEDUNG RSU TAHAP II


TEMANGGUNG. Bupati Temanggung Bambang Sukarno melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung RSU lantai 7 tahap II Senin (15/5) disaksikan Kepala DPU Supardiyono, Direktur RSUD Artiyono, perwakilan kontraktor dan pejabat terkait.       
     Bupati Temanggung meminta kepada pihak kontraktor yakni PT Adhi Karya agar mengerjakan proyek dengan sebaik-baiknya sehingga menghasilkan bangunan berkualitas. Diutarakan dengan dibangunnnya gedung RSUD 7 lantai tahap II nantinya akan melengkapi  gedung  RSUD lantai 7 tahap I yang sudah selesai dibangun dan saat ini sudah digunakan. Dengan bertambahnya fasilitas, sarana, dan prasarana yang ada, maka pelayanan petugas medis juga mutlak wajib ditingkatkan. Ia juga memberikan pesan khusus kepada pihak pelaksana proyek untuk serius dalam menggarap bangunan RSUD ini. Salah satu yang menjadi sorotannya selama ini adalah lift yang dianggap terlalu lamban.
     “Jangan buat saya malu sama rakyat karena pembangunan ini juga dibiayai rakyat. Maka dari itu, pelayanan dan pengerjaan proyeknya harus maksimal. Kalau masih ada yang kurang saya akan minta ganti,” tegasnya  
     Artiyono mengatakan dengan dibangunnya gedung RSUD Lantai 7 tahap II maka  Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Temanggung total akan memiliki 600 bed rawat inap. Pembangunan gedung lantai tujuh tahap ke dua ini  memiliki kapasitas tambahan 163 bed rawat inap untuk kelas I, II, dan III yang dimenangkan oleh PT Adhi Karya. Selain 163 ruang rawat baru, di dalam gedung tersebut juga terdapat ruang yang khusus bagi pasien persalinan.
     Nilai kontrak pembangunan tersebut sebesar Rp 50,66 miliar yang bersumber dari BLUD Tahun Anggaran 2017 serta APBD dengan pengerjaan selama 270 hari kalender. Pembangunan fisik gedung RSUD nantinya akan mencapai lima tahapan dan diperkirakan selesai semuanya pada tahun 2022.
     Dengan pembangunan fisik gedung dan penambahan fasilitas maupun peralatan medis, imbuh Ariyono saat ini telah mulai terlihat lonjakan jumlah pasien yang berasal dari berbagai daerah di sekitar Temanggung. Termasuk di dalamnya sekitar 70 pasien khusus kemoterapi setiap hari Rabu dan Sabtu.
     “RSUD Temanggung saat ini telah menjadi rujukan dari berbagai daerah. Hampir 95 persen pasien kami telah menggunakan fasilitas BPJS Kesehatan. Setoran kami saja setiap bulan mencapai Rp 7 sampai Rp 8 miliar,” pungkasnya. (Hms17/Edy Laks)

Bagikan :


Rabu, 21 Juni 2017 Pendidikan
PERINGKAT UN MENINGKAT

TEMANGGUNG, Pada pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) pada 2017, peringkat...

Rabu, 21 Juni 2017 Pertanian dan Perkebunan
PANEN KENTANG GRANOLA

TEMANGGUNG, Dinas Pertanian Provinsi Jateng melakukan panen raya bibit...

Rabu, 21 Juni 2017 Perekonomian
7 PASAR TRADISIONAL BERHASIL DIBANGUN

TEMANGGUNG,Pemerintah Kabupaten Temanggung telah berhasil membangun 7 pasar...

Rabu, 21 Juni 2017 Pemerintahan
PENGUKUHAN PENGURUS WARTAWAN

TEMANGGUNG, Kepengurusan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Temanggung periode 2017-2020 belum...

Rabu, 21 Juni 2017 Pemerintahan
JELANG IDUL FITRI PEREDARAN MAKANAN DIPANTAU

TEMANGGUNG, Guna memastikan manakan dan minuman yang beraedar...